Ilmu
pengetahuan dan teknologi (IPTEK) di indonesia berkembang dari tahun ke
tahun sejak Indonesia masih dalam penjajahan Belanda. Perkembangan ilmu
pengetahuan dan teknologi di Indonesia pada masa penjajahan dipelopori
dan diperkenalkan oleh pemerintah kolonial Belanda. Pada waktu itu
masyarakat diperkenalkan pada persenjataan modern baik yang ringan
maupun yang berat. Teknologi lain yang diperlihatkan dan digunakan oleh
Belanda berupa kendaraan tempur dan alat-alat transportasi lainnya.
Teknologi-teknologi tersebut berasal dari negara-negara di Eropa.
Kemudian pemerintah kolonial Belanda menanamkan ilmu pengetahuan dan
teknologi melalui pendidikan di sekolah-sekolah maupun dengan cara
penggunaan secara langsung kepada masyarakat di indonesia.
Foodies Blogger
Love yourself by your food
Wednesday, June 15, 2016
Jangan Lagi Sebut The Santet Of Java
Banyuwangi dahulunya dikenal sebagai Santet of java, dikarenakan banyak rumor yang bertebaran karena banyaknya dukun santet di Banyuwangi. Namun nama banyuwangi sekarang telah dikenal oleh khalayak dengan nama Sunrise of Java dikarenakan letaknya berada diujung pulau jawa. Dulu tak sedikit orang menganggap bahwa kami adalah orang jahat dan berbahaya,akan tetapi perlahan-lahan bupati Banyuwangi yaitu Bapak Abdullah Azwar Anas berhasil mengembalikan nama baik Banyuwangi yang sempat beraura negatif. Oke cukup membicarakan tentang santet. :3Sekarang mari kita mulai membicarakan bagaimana apiknya hasil kepemimpinan bapak Bupati kita. Banyuwangi memiliki kecamatan sebanyak 24 kecamatan, namun dari sekian banyak kecamatan tersebut terdapat suku using yaitu suku asli banyuwangi, yang terdapat pada kecamatan kemiren, bakungan, licin, kabat, . banyuwangi juga memiliki segudang budaya atau tradisi yang unik dan menarik untuk dilestarikan yang dapat berupa seni tari, berbagai macam seni tari khas Banyuwangi yang diperlombakan dapat kita nikmati dalam event ini, tari - tarian itu antara lain meliputi : Tari gandrung tari penyambutan kedatangan tamu dalam acara - acara resmi, sekaligus sebagai lambang dari kabupaten Banyuwangi ), Tari Hadrah Kuntulan, Jaran Goyang, Jaranan, Tari Punjari, Cengkir Gading, Kembang Peisir.
Selain seni tari, Banyuwangi juga memiliki seni musik tradisional khasnya yaitu seni musik Kendang Kempul. Para seniman musik kendang kempul Banyuwangi sangat produktif dalam menciptakan lagu. Hal ini terbukti dengan memadukan keindahan suara instrumennya berupa kendang, angklung, gamelan, kempling, seruling dan lainnya ini, musik kendang kempul yang dalam liriknya dinyanyikan dalam bahasa using dapat diterima dengan baik di kabupaten - kabupaten lain di sekitarnya termasuk diprovinsi Bali.
Seperti seni tari dan musik khas banyuwangi yang selalu ditampilkan pada hari-hari besar, tradisi masyarakat juga tetap eksis dalam memperkaya budaya Banyuwangi. Dan tiap daerah tentu memiliki tradisi masyarakat yang secara turun - temurun diwariskan dan dipelihara dengan baik hingga saat ini. Adapun tradisi-tradisi masyarakat banyuwangi adalah kebo-keboan, pethik laut, mepe kasur, dan lain-lain, yang bertujuan untuk keselamatan warga.
Untuk makanan khas banyuwangi memiliki makanan yang sangat identik dengan Banyuwangi sendiri, yaitu sego tempong.
![]() |
| Air Terjun Sendang Biru |
![]() |
| Pantai Pulau Merah |
![]() |
| Taman Nasional Baluran |
![]() |
| Pantai Boom |
![]() |
| Pantai Boom |
TR. Sengkaling and SEKUL
Sengkaling established in 1950 by Mr.Coolman of the Netherlands, then in 1975 until now, Sengkaling had taken over by Bantoel Group named PT. Bantoel park. In 2013 the Recreation Park Sengkaling acquired by UMM, the park was renamed (rebranding) became UMM Sengkaling Park after its inauguration belong UMM UMM in 2015. berrniat to build and develop educational garden by adding and fixing some of the rides. Sengkaling located in the village Sengkaling, District Dau, Malang regency, precisely at the edge of the Brantas River water that is the source of this tour. Sengkaling Recreation Park has an area of ± 8.5 hectares.
Swiming pool of Sengkaling
Tips dan Trik Pelatihan Aplikasi TI
PATI adalah Pelatihan Aplikasi Teknologi Informasi yang wajib diikuti oleh mahasiswa baru UMM, dalam pelatihan ini mahasiswa baru dibekali tentang bagaimana penggunaan fasilitas yang dimiliki UMM seperti penggunaan hostpot, e-learning, pengoperasian fasilitas administrasi online (manajemen Administrasi Akademik). Pada pertemuan satu dan dua, mahasiswa diberikan tugas mengerjakan Evaluasi. Evaluasi merupakan ujian online yang digunakan untuk menguji seberapa paham dan mengerti mahasiswa tentang materi yang telah disampaikan tutor. Saya memiliki beberapa tips and tricks dalam mengerjakan evaluasi, yaitu :
- Login user dengan menggunakan NIM *hafalin NIMnya kakak* dan PIC yang telah disediakan dalam lembar absensi PATI
- Jangan mengerjakan evaluasi seorang diri kalau bisa rame-rame biar engga stress,
- Siapkan sumber info seperti buku atau mbah google sebagai referensi manfaatkan apapun yang berada disekitar kalian dengan baik,
- WIFI harus Good Mood ya, harus oke, jangan pilih koneksi yang Moody, nanti bisa-bisa baper L,
- jangan gugup, dibawa nyantai aja,
- jangan lupa berdo’a
- kerjakan dengan ikhlas
Saturday, June 11, 2016
Food Science and Technology
Program studi ini biasa disebut
dengan ITP, banyak orang bahkan calon mahasiswa yang tidak mengetahui tentang
keberadaan jurusan ini dengan alasan jurusan ini berada dalam Fakultas yang
memiliki sedikit peminat, namun sebenarnya jurusan ini memiliki potensi prospek
kerja yang besar bagi lulusannya. Baik, jadi begini, Maahasiswa ITP dibekali
bagaimana cara mengolaha pangan, menangani hasil pertanian, memperbaiki gizi,
menganalisa pangan, pengendalian proses, keamanan dalam pangan. Selain itu
mahasiswa dibekali pengetahuan tentang pengembangan produk sesuail kebutuhan
konsumen, yaitu berupa produk yang mempunyai nilai fungsional tinggi. Mahasiswa
jurusan ini dituntutuntuk menghasilkan produk aman, sehat, dan halal, dalam
pemasarannya.
Dalam dunia industri makanan,
sarjana pangan mendapatkan peran yang penting. Mengapa demikian ? Karena
lulusan sarjana ITP dapt menjadi pencetus makanan baru yang bermutu atau
sebagai inovator dalam dunia pangan, ditambah lagi dengan pertambahan tumbuh
kembang industri pangan Indonesia yang belakangan ini jauh lebih tinggi
dibandingkan dengan perkembangan ekonomi. Perkembangan ini memberikanlulusan
ITP peluang besar dalam melakukan terobosan-terobosan ide pangan yang lebih
berkualitas. Masyarakat awam mungkin saja menganggap bahwa mahasiswa ITP
hanyalah mahasiswa berkasta rendah, namun semua itu hanyalah isu belaka dampak
dari cacat logika. Banyak sekali jaminan pekerjaan yang bergengsi untuk sarjana
lulusan ITP, dalam dunia industri banyak posisi yang ditawarkan seperti halnya
Supervisor Quality Control (QC), Quality Assurance (QA), Manajer Produksi,
Departement Research and Development, sebagai konsultan pangan dan gizi, atau
bahkan menjadi seorang pengusaha dalam bidang pangan.
Subscribe to:
Comments (Atom)




